You are hereBiblio / Perilaku Peternak Dalam Beternak Sapi Potong di Kabupaten Temanggung

Perilaku Peternak Dalam Beternak Sapi Potong di Kabupaten Temanggung


By admin - Posted on 24 Februari 2012

JudulPerilaku Peternak Dalam Beternak Sapi Potong di Kabupaten Temanggung
Publication TypeThesis
Year of Publication2011
AuthorsMurhadi D
Academic DepartmentProgram Magister Ilmu Peternakan
DegreeS2
Date Published09/2011
UniversityUniversitas Jenderal Soedirman
CityPurwokerto
Thesis TypeSosial Ekonomi
Keywordsmodern, pendidikan, pengalaman peternak, Perilaku peternak, semi modern, umur
Abstract

Perilaku peternak adalah salah satu faktor kunci menghadapi perkembangan peternakan di masa depan, adanya peternakan modern selalu diikuti perilaku modern pengelolanya. Sebaliknya, peternakan tradisional diasumsikan dengan keterbelakangan, inefisiensi. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengungkap: perilaku peternak dalam beternak sapi potong di Kabupaten Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel diambil dengan cara multistage sampling, memilih sebanyak 10% kecamatan, desa, serta sebanyak 30% responden dari desa terpilih sehingga diperoleh 87 responden. Variabel-variabel yang diamati adalah: umur, pengalaman peternak, pendidikan, dan perilaku peternak dalam beternak sapi potong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, umur peternak sapi potong di Kabupaten Temanggung antara 46 sampai 55 tahun, sebanyak 47,13%, pengalaman beternak 6 sampai 10 tahun sebanyak 41,38%, pendidikan peternak rata-rata sekolah dasar sebanyak 70,12%. Perilaku peternak dalam beternak sapi potong adalah: perilaku modern sebanyak 22,99%, perilaku semi modern 77,01%. Kesimpulan penelitian adalah perilaku peternak dalam beternak sapi potong di Kabupaten Temanggung adalah semi modern. Peternak lebih mempercayai satu narasumber dalam mendapatkan pengetahuan untuk mengubah perilaku beternak sapi potong, yaitu: blantik, mantri hewan, teman ataupun kenalan.